15 Juli 2007

Indonesia kalah dari Arab Saudi

Menjelang pertandingan selesai (saat itu kedudukan masih 1:1), saya mengatakan kepada istri, kalau pun Indonesia sampai kalah, saya tidak kecewa dengan perjuangan para pemain. Dan kenyataanya memang kalah. Kekalahan yang sangat disayangkan karena goal terjadi pada saat tambahan waktu. Tetapi saya tetap tidak kecewa, karena para pemain sudah menunjukan perjuangan yang maksimal. Saya tetap mengucapkan selamat kepada para pemain.

Yang membuat saya kecewa adalah panitia dengan kejadian memalukan yaitu mati lampu saat bertanding dan masalah tiket. Yang saya tahu dari TV bahwa para tiket justru ada di calo. Ada apa ini? Ponaryo CS sudah menunjukan keseriusan dalam bertanding, tetapi panitia tidak terlihat keseriusannya. Sudahlah, mudah-mudahan pak Mentri dan PSSI akan memperbaiki masalah ini.

Satu lagi, Indonesia sudah membuat beberapa stadion sepak bola yang bertaraf internasional. Pasti sudah menelan biaya yang tinggi. Sementara masih banyak orang yang makan saja sulit. Kadang merasa sayang, biaya yang begitu besar digunakan untuk membangun sarana olahraga, ditengah keterpurukan ekonomi di negeri ini. Tapi saya berharap pembangunan stadion ini akan membawa manfaat yang besar, misalnya pemerintah (daerah) mendapatkan masukan dana yang berarti dari stadion dan mental bangsa Indonesia menjadi lebih sportif. Mudah-mudahan.